Welcome

Perkenalkan nama gw tio

Subscribe
Add to Technorati Favourites
Add to del.icio.us
Selasa, 02 Februari 2010

lar berambut antara Hoax, Islam dan reality

Diposting oleh Blog GW

Warga Tangerang saat ini dihebohkan dengan kemunculan seekor ulat python yang memiliki rambut. Sebelum kejadian ini kita juga masih ingat bahwa beberapa minggu sebelumnya ada pula ular yang berwujud manusia, jauh beberapa tahun sebelumnya kita juga dihebohkan dengan kemunculan kambing yang melahirkan manusia.
Kita jadi bertanya-tanya fenomena apakah yang terjadi akhir-akhir ini. Jika kita kaitkan hal ini dengan Iptek maka jawabannya adalah karena faktor genetik. Atau kelainan faktor genetik. Benarkah demikian ?
Bagaimana pula dengan kambing yang melahirkan manusia. Apakah (maaf) kambing tersebut melakukan persetubuhan dengan manusia. Jawaban ini pasti membingungkan kita. Bagaimana pula dengan ular yang memiliki tanduk seperti yang kita ketahui, Ular berkembang biak dengan bertelur. Pertanyaannya adalah mengapa bisa terjadi kelainan genetik seperti itu
Penulis yakin bahwasanya para ahli iptek yang tidak mempercayai tuhan (baca atheis) pasti menggunakan jawaban seperti itu untuk mengelak akan jawaban bahwa hal itu terjadi karena faktor genetik. Penulis yakin bahwa dalam hati mereka percaya atau mungkin mereka benar-benar yakin bahwa Tuhan itu ada.
Jujur penulis akui dulu penulis pernah berdebat dengan seorang atheis apa yang terjadi ketika kita mengalami kematian. Jawabannya mereka beraneka ragam, ada yang percaya surga dan neraka dan ada pula yang mengatakan bahwa ketika kita mati kita tidak akan mengalami apapun. Sama seperti ketika kita sebelum dilahirkan.
Jika kita kaitkan hal – hal tersebut dengan agama terutama agama Islam maka kita akan menemukan bahwasanya kita akan berhadapan dengan Jin. Atau makhluk tersebut adalah jelmaan dari Jin. Mengapa dikatakan demikian ?
Sebab manusia banyak yang melakukan persekutuan dengan Iblis atau Jin. Dan hal itu sudah jelas merupakan perbuatan musyrik yang nyata.
Katakanlah: "Tuhanku hanya mengharamkan perbuatan yang keji, baik yang nampak ataupun yang tersembunyi, dan perbuatan dosa, melanggar hak manusia tanpa alasan yang benar, (mengharamkan) mempersekutukan Allah dengan sesuatu yang Allah tidak menurunkan hujjah untuk itu dan (mengharamkan) mengada-adakan terhadap Allah apa yang tidak kamu ketahui".Al-A’râf: 33

Allah SWT tidak akan pernah memaafkan dosa Musyrik tersebut.

Allah berfirman [artinya]: "Sesungguhnya orang yang mempersekutukan [sesuatu dengan] Allah, maka pasti Allah mengharamkan kepadanya surga, dan tempatnya ialah neraka, tidaklah ada bagi orang-orang zalim itu seorang penolongpun". (Al-Maidah:72)

Para atheis Juga ingin mengetahui hakikat atau alam gaib, padahal Allah SWT sudah mengatakan bahwasanya Hal Ghaib itu merupakan urusan Allah. Jadi kita hanya bisa mempercayai saja.

"(Dia adalah Tuhan) Yang Mengetahui yang ghaib, maka Dia tidak memperlihatkan kepada seorangpun tentang yang ghaib itu." (Al-Jin 26)
" Dan mereka bertanya kepadamu tentang roh. Katakanlah: Roh itu termasuk urusan Rabb-ku, dan tidaklah kamu diberi pengetahuan melainkan sedikit." (QS. Al-Isra:85)

Bagaimana dengan hal seekor kambing yang melahirkan manusia. Jawabannya tentu saja mudah, dalam Islam dikenal dengan perkataan Kun Faya kun. Bila Allah berkehendak serta menghendakinya, dan pabila Dia telah menetapkan sesuatu maka Allah berfirman kepadanya: "Jadilah", maka jadilah dia. Begitulah beberapa ungkapan ayat-ayat kun [jadi] maka faya kun [jadilah] dalam al-Qura’an.

"Sesungguhnya keadaan-Nya apabila Dia menghendaki sesuatu hanyalah berkata kepadanya: "Jadilah!" maka terjadilah ia". (Yasin 82)

Apa yang terjadi kehendak Allah tentu saja akan terjadi. Contoh Di Rusia pernah terjadi seorang bayi yang memiliki kulit bertuliskan kalimatullah. Berita tersebut belum sampai atau pernah di tayangkan di Televisi Swasta Indonesia.

Dan tanpa kita sadari didalam tubuh manusia terdapat anggota tubuh yang menyerupai kalimatullah contoh jari jemari tangan kita
Jika kita membalikan telapak tangan kita, melihat dan lalu kita mencoba menyambung rangkaian dari kelingking hingga ibu jari maka akan terjadi keajaiban yang diluar akal pikiran kita.

Pertanyaannya mengapa kita tidak pernah mempublikasikan beberapa anggota tubuh kita kepada publik yang menyerupai kalimatullah. Jawabannya karena kita tidak pernah mengetahui hal tersebut. Kecuali beberapa orang. Kita hanya mempublikasikan hal-hal yang belum pernah terjadi di dunia contohnya beberapa hal yang telah disebutkan diatas.

Kesimpulan dari artikel ini adalah, Penulis yakin bahwasanya apapun yang terjadi di dunia ini tentulah atas kehendak Allah. Meskipun kita sebagai manusia memiliki sifat yang tidak akan pernah puas untuk menyelidiki hal-hal tersebut.

0 komentar:

Posting Komentar